News

Advan Kolaburasi dengan FC Barcelona untuk Henpon & Tablet

Advan Barcelona ok

Advan, produsen henpon dan tablet Indonesia melakukan kerjasama dengan FC Barcelona,  raksasa sepakbola Negeri Matador, Spanyol selama dua tahun. Kerjasama ini diharapkan mampu mengangkat pamor Advan sebagai produsen teknologi di Indonesia dan semakin memperkuat eksistensi brand klub Barcelona di Indonesia.

Managing Director FC Barcelona Asia Pacific Xavier Asensi I Brufau mengatakan, “Di Indonesia Barcelona mempunyai fans sebenyak 20 juta orang dan jumlah fans kami akan bertambah karena Indonesia merupakan salah satu Negara terbesar di Asia.

Menurut rencana kerjasama antara Advan dengan Barcelona akan meluncurkan henpon dan tablet Barca. “Henpon dan Tablet berbasis operasi Android yang akan diluncurkan sebagai edisi khusus yang menanamkan logo FC Barcelona dan diproduksi dengan jumlah terbatas,” kata Tjandra Lianto, Marketing Director Advan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (20/8/2014).

Tjandra menambahkan, dua perangkat Barca akan diluncurkan September atau Oktober mendatang dengan jumlah produksi hanya sekitar 10 – ribu unit saja. Sementara harga jualnya hanya berkisar 1-2 jutaan.

Advan berkerjasama dengan Barcelona agar bisa meningkatkan pangsa pasarnya menjaldi lebih dari 10 persen untuk perangkat henponnya sedangkan untuk tabletnya yang saat ini diklaim berada di posisi tiga besar dengan 30 persen pangsa pasar semakin kuat.

Advan masih berkonsentrasi di pasar Indonesia dan belum ingin berekspansi ke luar negeri. Advan melihat peluang pasar di Indonesia masih sangat besar. “Kami berharap Advan bisa sejajar dan bersaing dengan brand lain, terutama dengan produk dari Asia.

Advan ingin masyarakat Indonesia mendapatkan produk bagus, terpercaya dengan kualitas produk lokal, dan mempunyai layanan after sales yang baik. “Kami ingin menjadi produk kebanggan Tanah Air,” tegas Tjandra.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close