Kilas HenponNews

Tabulet Beat Duos Dengan Processor Dual Core Scorpio

Sebagai kelanjutan dari The New Three Musketeers yaitu Tabulet Beat 2, Troy 2, dan Sparta, saat ini telah hadir Tabulet Beat Duos. Tabulet ini merupakan sebuah inovasi baru dalam dunia tablet dan sebagai jawaban  yang ditunggu oleh para komunitas “tech geek”. Tabulet Beat Duos adalah 4.0 ICS Tablet 7” pertama yang sudah menggunakan processor Dual Core Scorpio MX up to 1.5GHz.

Keunggulan processor yang dimiliki mampu memberikan Double Speed alias kecepatan ganda. Kehandalan kinerja processor Dual Core mencapai lebih dari 7500 DMIPS. Ini lebih tinggi dibandingkan Asus Transformer, Samsung Galaxy tab 10.1, Samsung Galaxy Note, Motorolla Xoom. Dari hasil Quadrant Test 2590, di atas Nexus one 2.2+. CPU tersebut juga memiliki ultra low-power 40nm. Efeknya, Beat Duoz hemat daya dan baterai.

Urusan layar, Beat Duos memiliki Double Display yang didukung teknologi Anti-Glare yang telah dipatenkan dan memiliki kualitas layar seperti layar IPS, dengan resolusi 1024×600 HD Capacitive Display dan sudah 5 points Touch.

Tabulet Beat Duos memiliki kapasitas memory sebesar 1GB ROM DDR3, 1GB RAM DDR3 serta Double Space 8GB storage sehingga mampu menyimpan file atau games berukuran besar.

GPU Dual Core Mali 400 3D yang digunakan Beat Duos sebanding dengan Quad Core Mali 200 yang artinya 2x lebih baik dari pada Nvidia Tegra 2 dan Ipad sehingga dapat memainkan games tercanggih seperti Dungeon Hunter HD, Riptide GP THD, GTA 3 THD, Siege Craft THD tanpa hambatan.

Dengan adanya Double Graphic, bakal memberikan pengalaman grafis dan kinerja tablet kelas atas. Beat Duos dirancang memiliki kemampuan Bosch G-sensor dan 3D Accelerator sehingga dapat menjalankan aplikasi gaming yang membutuhkan grafis tinggi dan kehandalan dalam performa. Dari hasil uji coba dari Antutu benchmark score yang didapat sebesar 5869. (Irianto PW)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close